Kamis, 14 Mei 2015

sabun transparan

Membuat sabun tidak hanya dapat dilakukan di pabrik besar, dengan peralatan yang sangat sederhana dapat dibuat sabun di rumah anda sendiri. Sabun dengan kualitas tinggi dapat dibuat hanya dengat menggunakan peralatan yang ada di dapur rumah saja. Bahkan anda dapat membuat sabun transparan yang harganya sangat mahal, peralatan yang dibutuhkan kompor ( pemanas ), panci tim ( double boiler ), pengaduk, termometer, dan sedikit bahan kimia.
 Saat ini telah banyak produk sabun kecantikan yang berbasis sabun transparan, sabun transparan sedikit berbeda dari sabun biasa dari cara membuatnya dan kandungan bahannya. Tetapi dengan alat yang cukup sederhana dapat dibuat sabun transparan yang kwalitasnya tidak kalah dengan produk pabrik besar. Tahap demi tahap digambarkan cara membuat sabun transparan, baik dari sabun yang bukan transparan atau membuat langsung sabun transparan.
Pembuatan sabun sudah dikenal sejak 2000 tahun yang, sampai saat ini prinsip pembuatannya belum berubah. Sabun secara umum sudah dikenal sebagai bahan pembersih, ditinjau dari istilah kimia hanya terbatas pada persenyawaan garam dan asam lemak atau senyawa asam lemak yang terbentuk dari unsur organik tertentu. Sabun didefinisikan sebagai produk dari proses saponifikasi atau netralisasi lemak, minyak, lilin, rosin dengan basa organik tertentu atau yang anorganik.Tidak semua sabun merupakan bahan pembersih, hanya sabun yang larut dalam air saja yang dapat dikatakan sebagai pembersih. Sabun yang tidak larut dalam air dinamakan sabun logam (metallic soap), walaupun tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut yang lain.
Bagian terbesar untuk pembersihan adalah sabun sodium yang mana berperan dalam kontribusi sabun mandi (toilet) dan sabun cuci (laundry), merupakan kombinasi antara garam sodium dan asam laurat, myristat, palmitat, stearat, oleat atau dengan asam lemak yang lain. Di pasaran dijual dalam bentuk batangan, lempengan, bubuk, butiran, keripik, serpih atau lembaran panjang, tetapi sabun potasium biasanya berbentuk cair atau lembek.
Reaksi dasar pembuatan sabun adalah saponifikasi yaitu

              3Na OH + ( C17H35COO)3C3H)         ---->       3C17H35COONa + C3H(OH)3
                 SODA    GLYCERYL STEARAT     ---->          SOD. STEARAT    GLYCERIN.
Atau reaksi,
              C17H35COOH     + NaOH               --------> C17H35COONa   +    H2O
              STEARIC ACID     SODA                              SOD. STEARAT           AIR
Yaitu dengan tersabunnya asam lemak dan alkali baik asam yang terdapat dalam keadaan bebas atau asam lemak yang terikat sebagai minyak atau lemak ( glyserida ).
Lemak dan minyak tidak terkomposisi dari gliserida yang hanya berisi satu asam lemak saja, tetapi merupakan campuran atau kombinasi. Tersedia asam lemak dengan dengan kemurnian 90% atau lebih yang merupakan hasil dari produksi khusus saja.
Karena kelarutan dan kekerasan sabun sodium dari berbagai macam asam lemak berbeda seperti pada tabel I.1, para pembuat sabun dapat memilih bahan mentah yang sesuai dengan sifat sifat yang diinginkan, tentu saja dengan pertimbangan harga jual.
Tabel.I.1 Kelarutan dari berbagai macam sabun (Dalam gram per 100 gr air pada 25 derajat )
no
 bahan stearat oleat palmitat laurat
 1 sodium 0.1* 18.10.8 2.75
 2 potasium - 25.2 - 70.0
 3 kalsium 0.004** 0.04 0.003 0.004**
 4 magnesium 0.0040.0240.0080.007
 5 aluminium i i d -
1. * mendekati.  2. ** Kelarutan pada 25 derajat celsius. 3. i tidak larut.  4. d mengurai.
Sabun dibagi menjadi dua kelompok yaitu sabun mandi dan sabun cuci / industri. Sabun dengan macam yang berbeda dapat dibuat dari prosedur yang sama. Sabun batangan dipasaran meliputi ;
            • Sabun mandi superfat
            • Sabun Deodorant
            • Sabun Anti septik
            • Sabun Floating
            • Sabun Transparan
            • Sabun transluscen
        • Sabun Marbel
Sabun mandi sering dibuat dari campuran tallow (lemak binatang) dan minyak kelapa dengan perbandingan 80 / 20 atau 90 / 10 dan sabun superfat dengan rasio 50 / 50 atau 60 / 40 penambahan asam lemak bebasnya 7 – 10 % saja. Sabun superfat biasanya digunakan untuk kulit yang sangat sensitif seperti kulit bayi atau kulit yang sangat kering. Sabun deodorant mengandung agent pengikat untuk pewanginya yaitu 3,4.5’ tribromosalisilanilide ( TBS ) untuk menjaga penguraian dan penguapan senyawa pewanginya (fragran atau essensial oil ). Penggabaran diatas menunjukkan bahwa sabun transparan tidak berbeda dengan sabun yang lain, perbedaannya bahwa sabun transparan hanya membutuhkan bahan untuk membeningkannya saja yaitu alkohol, glyserin dan gula.
Sabun Transparan. 
Pembuatannya dengan melarutkan sabun kering dalam alkohol dengan berat yang sama. Kemudian sebagian alkohol diuapkan. Apabila sabun sudah cukup kental dan tetesan cairan didapat dengan cepat menjadi masa yang keras, maka sudah didapat sabun transparan ( Saponifikasi ).

Pengrajin berusaha untuk mendapatkan sabun yang translusen, jernih, bening dari pada sabun yang buram atau opaque. Diketahui bahwa sabun opaque bila dicampur dengan alkohol dalam kondisi tertentu akan menjadi transparan. Juga diketahui bahwa sabun transparan dapat dibuat menjadi opaque dengan memanaskannya dan kemudian didinginkan perlahan – lahan. Masih dalam kondisi tertentu sabun transparan dapat dilelehkan dan didinginkan cepat untuk menahan transparansinya. Dua kasus yang terakhir menunjukkkan bahwa laju pendinginan mempengaruhi transparansi sabun. 
Pada kondisi ultra mikroskopi terlihat bahwa sabun sodium umumnya opaque mengandung fiber putih yang mempunyai panjang bervariasi. Kondisi ideal untuk membuat fiber tersebut perlu pendinginan lambat dari sabun yang meleleh. Apabila pendinginan cepat maka tidak dimungkinkan pembentukan fiber. Sabun yang didinginkan secara cepat kurang opaque dari pada yang didinginkan secara lambat. Untuk mendapatkan bentuk yang transparan sabun harus didinginkan dengan cepat.

Faktor lain yang mempengaruhi transparansi sabun adalah kandungan alkohol, gula, dan glyserin dalam sabun. Ketika sabun akan dibuat jernih dan bening maka hal yang paling essensial adalah kualitas gula, alkohol dan glyserin. Oleh karena itu pemilihan material memperpertimbangkan dengan warna dan kemurniannya. Parfum berperan penting dalam warna sabun seperti adanya tincture, balsam dan infusi yang digunakan agar sabun menjadi wangi, adanya bahan tersebut dapat menjadikan spotting ( bintik hitam ). Apabila sabun sengaja diwarna dipilih pewarna yang tahan alkali. Air distilasi adalah air terbaik untuk sabun transparan glyserin dipilih yang murni, alkohol juga yang terbaik prosentasi tertinggi. Untuk minyak dan lemak digunakan yang asam lemak bebas rendah dan warna yang baik.
 Penambahan glyserin atau gula yang banyak menyebabkan sabun menjadi lengket dan manis, oleh karena itu mengotori pembungkus. Untuk memperoleh transparansi sabun berikut ini adalah metode yang umum digunakan ;
 1. Transparan karena gula.
2. Transparan karena glyserin dan alkohol.
3. Dimana 1 dan 2 digabung dengan menggunakan minyak castor.
4. Transparansi karena asam lemak dalam sabun dan seberapa kali sabun dimill.
Dengan metode pertama, kandungan minyak kelapa sedikitnya adalah 25 persen, lemak yang lain adalah tallow atau lemak apa saja yang dapat menjadikan sabun keras. Sabun dididihkan dan dimasak seperti biasanya lalu dimasukkan dalam pengaduk untuk dicampur dalam larutan yang mengandung 10 – 20 % gula sesuai berat sabun. Gula dilarutkan dalam air dan larutan dipanasi sampai 60 derajat selsius kemudian perlahan – lahan ditambahkan dalam sabun. Manakala air menguap, sabun jenis tersebut menunjukkan bintik – bintik dan menjadi lengket karena gula menembus permukaan larutan.
Sabun transparan dari kategori yang kedua dapat disaponifikasikan sebagaimana biasanya dan dibuat dari sabun mandi dasar. Sabun dimasukkan dalam mixer dan dicampur alkohol 96 % dengan perbandingan satu bagian alkohol dalam dua bagian total asam lemak dalam sabun, bersama glyserin dengan proporsi yang sama.
Metode yang ketiga minyak castor sendiri digunakan untuk membuat sabun atau lebih dari sepertiga lemak dapat ditambah utnuk setiap sabun dasar diatas. Jika minyak castor yang digunakan hanya perlu 2 atau 3 % gula.
Metode yang terkhir kombinasi dari tallow (lemak/kendal) 75 % , minyak kelapa 20% , rosin jernih 5 %. Selanjutnya dengan proses saponifikasi dan perampungan dengan cara pemanasan. Sabun selanjutnya dimasukkan dalam ketel berjaket dan diolah sesuai dengan pemanasan sempurna.
 Kebanyakan sabun transparan dibuat dengan cara semi panas, metodenya lebih sederhana dan mudah. Langkah awalnya adalah memasukkan lemak dan minyak dalam ketel, dipanasi sampai 60 der.celsisus. Sabun scrap yang sudah dibuat dapat dicairkan dalam lemak yang panas jika diinginkan. Ditambahkan larutan soda yang sudah dibuat. Masa diaduk sampai terjadi proses saponifikasi. Setelah itu sabun ditutup dan dibiarkan selama 2 jam atau sampai pada tengahnya ada tonjolan. Kemudian larutan gula dimasukkan dan akhirnya alkohol dan glyserin. Temperatur dari massa dinaikkan sampai 60 derajat Celsisus.

 Untuk diingat, bahwa jangan sampai ada sabun tertinggal dalam dinding mixer untuk menghindari agar sabun tidak kotor. Pelaksanaan pengadukan dilanjutkan ¼ sampai ½ jam lagi dan keringkan sabun ½ jam. Jika masa sudah dalam kondisi yang memadai tambahkan pewarna, parfum dan lain – lainya. 

mesin sabun transparan

peluang bisnis produksi sabun masih terbuka lebar bagi anda yang ingin menggeluti bisnis yang satu ini,
di tempat kami menyediakan semua perlengkapan untuk memproduksi sabun transparan maupun sabun herbal. berikut merupakan contoh contoh mesin yang kami sediakan.
mixer sabun transparan kapasitas 150 kg
mesin stamping sabun

gunting sabun

mesin sodokan sabun (mengeluarkan sabun dari cetakan pipa)


hasil sabun dari formula kami







selain menyediakan paket mesin produksi sabun, kami juga memberikan pelatian pembuatan sabun dan kosmetik lainya..

molding sabun




dalam proses pembuatan sabun transparan maupun sabun padat, di perlukan penampilan atau bentuk sabun yang cantik. maka dalam proses finising sabun harus dirapikan atau di stamping. selain merapikan sabun proses stamping juga bisa menghindari pemalsuan terhadap produk sabun yang kita produksi. karena dalam proses stamping ini kita bisa menggunakan molding yang terdapat motif motif serta logo pada sabun, sehingga dapat mengurangi resiko pemalsuan sabun yang anda produksi. proses stamping juga biasa di pakai untuk menentukan berat dan bentuk sabun, sehingga sabun akan seragam atau sama bentuk dan beratnya.
contoh molding sabun:
bali sari wangi oval dan bulat diameter 4 cm

bali sari wangi bulat diameter 5,5 cm

mesin stamping
3/4 hp
manual
persegi panjang polos 3,5x5 cm
hasil stamping logo gambar domba
king & quin
oval polos 5 x 7 cm

mixer sabun transparan

kami menyediakan berbagai  type mixer sabun transparan, selain untuk membuat sabun transparan bisa juga dipakai untuk membuat sabun cair (sabun cuci cair, sabun cuci piring, facial shoap cair).
mixer sabun kapasitas 100 kg
 tangki double boiler stenlis steel
1 hp
1 phase
pemanasan kompor

mixer sabun kapasitas 150 kg
 tangki double boiler stenlis steel
2 hp
3 phase
pemanasan kompor

mixer kapasitas 40 kg
 tangki double boiler stenlis steel
3/4 hp
1 phase
pemanasan kompor
diatas adalah salah satu contoh produk kami. 

Jumat, 01 Mei 2015

peralatan

PeralatanMenggunakan alat dapurmembuat sabun padat yang berkualitas tidak hanya dapdt dikerjakan di pabrikbesar saja, dengan peralatan yang ada dirumah dapat diproduksi sabun padat yang berkualitas dan berguna untuk perawatan kulit.stik blenderdigunakan untuk mencampur minyakdengan cairan kaustik soda. menggunakan stik blender harus hati2,karena kecepatan sangat tinggi maka proses saponifikasi akan sangat cepat terjadi.hand mixerdigunakan untuk mencampur kaustikdengan minyak. hand mixer kecepatan agak rendah maka proses saponifikasi terjadi lebih lambat jika dibanding stik mixer.termometeruntuk menguku suhu dari larutan kaustik soda jika sudah 70 celsius maka proses pencampuran bolehsegera dilakukan.tersedia termometerdigital dan termometer kaca.wadah plastik, sebagai tempat pencampuran larutan kaustik dengan minyak.mold atau cetakan digunakan untuk mencetak sabun agar sesuai denganbentuk sabun yang diinginkan.Menggunakan perlatan dapur rumah tangga pabila produksi sabun kita masih sedikit, 10 kg sampai 25 kg per hari. produksi sabun padat diatas 25 kg menggunakan peralatan dapur akan memakan waktu yang sangat lama dan tidak efisien. untuk produksi dalam skala 50 kg lebih maka menggunakan peralatan home industri kan lebih sesuai.Perlatan untuk home industriproses dingin, tidak menggunakan pemanasan atau biasanya disebut hand made soap.proses pembuatan proses dingin sangat sederhana:Minyak dan lemak dicampurdengan Lye ( kaustik dan air ),kemudian diaduk sampai terjadisaponifikasi. Lama pengadukan 30menit dengan kecepatan 500 –1500rpm. Dalam waktu 3jam sabun akanmengeras. Dibutuhkan waktu curing duaminggu agar prosessaponifikasi sempurnamenggunakan mixer seperti gambar disamping.kapasitas pengadukan dari 20kg sampai 100 kg.mold kotak dari kayu yang dilapisi dengan plastikakrilik.mold kotak bundar dari pralonalat untuk mengeluarkan sabun sama dengan proses panas, dengan menggunakan pendorong yang berprinsip seperti dongkrak mobilSodokan sabunUntuk mengeluarkan sabun dari cetakan kayu atau pralonBahan Mild steelDimensi (50x50x70) cmPemotong sabunDigunakan untuk memotong sabun yang sudah dikelurkan dari cetakanBahanMild steelDimensi40 x 50 x 50 ) cmMesin stampingDigunakan untuk membentuk sabun agar sesuai denganbentuk yang diinginkanBahanCast ironDimensi(60 x 70 x 140 ) cm

peralatan

PeralatanMenggunakan alat dapurmembuat sabun padat yang berkualitas tidak hanya dapdt dikerjakan di pabrikbesar saja, dengan peralatan yang ada dirumah dapat diproduksi sabun padat yang berkualitas dan berguna untuk perawatan kulit.stik blenderdigunakan untuk mencampur minyakdengan cairan kaustik soda. menggunakan stik blender harus hati2,karena kecepatan sangat tinggi maka proses saponifikasi akan sangat cepat terjadi.hand mixerdigunakan untuk mencampur kaustikdengan minyak. hand mixer kecepatan agak rendah maka proses saponifikasi terjadi lebih lambat jika dibanding stik mixer.termometeruntuk menguku suhu dari larutan kaustik soda jika sudah 70 celsius maka proses pencampuran bolehsegera dilakukan.tersedia termometerdigital dan termometer kaca.wadah plastik, sebagai tempat pencampuran larutan kaustik dengan minyak.mold atau cetakan digunakan untuk mencetak sabun agar sesuai denganbentuk sabun yang diinginkan.Menggunakan perlatan dapur rumah tangga pabila produksi sabun kita masih sedikit, 10 kg sampai 25 kg per hari. produksi sabun padat diatas 25 kg menggunakan peralatan dapur akan memakan waktu yang sangat lama dan tidak efisien. untuk produksi dalam skala 50 kg lebih maka menggunakan peralatan home industri kan lebih sesuai.Perlatan untuk home industriproses dingin, tidak menggunakan pemanasan atau biasanya disebut hand made soap.proses pembuatan proses dingin sangat sederhana:Minyak dan lemak dicampurdengan Lye ( kaustik dan air ),kemudian diaduk sampai terjadisaponifikasi. Lama pengadukan 30menit dengan kecepatan 500 –1500rpm. Dalam waktu 3jam sabun akanmengeras. Dibutuhkan waktu curing duaminggu agar prosessaponifikasi sempurnamenggunakan mixer seperti gambar disamping.kapasitas pengadukan dari 20kg sampai 100 kg.mold kotak dari kayu yang dilapisi dengan plastikakrilik.mold kotak bundar dari pralonalat untuk mengeluarkan sabun sama dengan proses panas, dengan menggunakan pendorong yang berprinsip seperti dongkrak mobilSodokan sabunUntuk mengeluarkan sabun dari cetakan kayu atau pralonBahan Mild steelDimensi (50x50x70) cmPemotong sabunDigunakan untuk memotong sabun yang sudah dikelurkan dari cetakanBahanMild steelDimensi40 x 50 x 50 ) cmMesin stampingDigunakan untuk membentuk sabun agar sesuai denganbentuk yang diinginkanBahanCast ironDimensi(60 x 70 x 140 ) cm